Toilet Training

Waktu Diskusi     : 19 Agustus 2016, 09:00 WIB
Tema    : Toilet Training
Nara sumber     : Cinintya Dewi
Moederator    : Risfi Aditya dan Nurul
Notulensi    : Silvia Rahayu

*******************************************************

Biodata Narasumber :

Cinintya Dewi
📋 psikolog anak
🏡 bersama suami dan dua anaknya tinggal di Cibinong, Bogor
🏠 praktek di yayasan Pulih, sebuah yayasan untuk pemulihan trauma yang fokus pada perempuan dan anak.

Sila hubungi saya di cinintyadewi@gmail.com

Materi Kullwap
*Toilet Training*
🚽🚽🚽🚽🚽

image

Bismillah,
Halo semua, terimakasih sudah mengundang untuk materi ini. Kebetulan anak saya yang paling kecil baru masuk usia toddler, jadi bersyukur banget diajak review materi ini 🙂

Sebelum memulai, saya yakin di era yg apa2 bisa tanya mbah google, emak2 kece kekinian disinipun bisa dengan mudah search di google tentang Toilet Training (selanjutnya saya tulis TT ya :)). Jadi saya akan lebih banyak sharing tentang apa2 saja yang sering ditanyakan, dan akan lebih senang jika nnt kt lbh banyak berdiskusi, hal yang mungkin tdk bisa dilakukan bareng mbah google ya 😄 tapu saya pun masih belajar. Sehingga sangat senang jika emak2 yang lainpun bisa sharing memberikan pendapat dan pengalaman.

Baiklah, kita mulai ya…
Biasanya pertanyaan yg paling sering ditanyakan adalah kapan mulai toilet training?

Sebagian besar anak mulai siap di usia 2-3 tahun. Tp ada pula yang baru menunjukkan kesiapan setelah usia 3 tahun hingga 4 tahun. Anak dengan kebutuhan khusus mungkin lebih siap di usia yang lbh besar.

Walaupun ada anak yang sudah berhasil sebelum berusia 2 tahun, namun yg harus diingat adalah

Prinsipnya
🔘 Mulai saat anak sudah siap
🔘 sebab mulai lebih dulu belum tentu anak lebih cepat menguasai, perhatikan kesiapannya. Jangan sampai anak dan ortu malah jadi frustrasi.
🔘 setiap Anak unik, punya kecepatan yang berbeda2 dalam belajar. Kalau anak tetangga usia 18 bulan sudah bisa Berhasil, bukan berarti anak kita lebih lambat atau bodoh, tetapi memang belum siap saja.

Daritadi ngomingin kesiapan terus ya,
apa sih tanda2 anak kita sudah siap?

✔BAB dan BAK mulai teratur dan terprediksi
✔tidak BAK minimal 2 jam di siang hari
✔sudah bisa jalan
✔Sudah bisa bilang mau pipis atau pup
✔sudah paham instruksi seperti, buka celana, duduk di kloset
✔ sudah bisa buka celana sendiri
✔ mau duduk diam selama dua sampai lima menit
✔ mulai mengetahui dan tertarik BAB dan BAK di wc
✔ beberapa anak menujukkan ketidaksukaan celana basah namun tidak semua anak
✔ mulai tertarik melakukan apa2 sendiri dan bangga jika berhasil melakukannya

Adakah yang bisa dilakukan agar anak lebih siap?

persiapan apa yang bisa dilakukan?

✔kenalkan dengan wc, beri kesempatan melihat orangtuanya beraktivitas di wc (anak laki2 melihat ayahnya, anak perempuan melihat ibunya)
✔ jadilah contoh, saat hendak pup atau pee ayah dan ibu, bilang “ayah/ibu mau pup/pee, ayah mau ke wc dulu ya. Kalau sudah besar kita pup/pee di wc tdk di popok/celana”
✔ jadilah contoh dengan memperlihatkan kegiatan pup dan pee adalah alamiah, bukan hal yang memalukan.
✔ saat mandi, biasakan anak buka celana sendiri, begitupula saat pakai baju.
✔ latih anak duduk tenang, misalnya ajak melalui permainan atau mendengarkan cerita. Biasakan dia mau duduk dengan tenang bersama kita dan orang lain yang juga akan mengajarkan dia TT mis mba.
✔ kalau tanda2nya sudah siap, ajak si kecil membeli celana/training pants yang dia suka. Buat dia bangga kalau dia sudah bertambah besar, dan boleh memilih celana yang ia sukai. Sambil memperkenalkan kalau sudah besar pup/pee di wc.

Kalau sudah terlihat siap, kadang orangtua juga bertanya, *mulai dari mana, bagaimana caranya?*
Kalau pengalaman saya sendiri dan juga mendengar dari ibu2 lain, mulai dari mana, sebenernya mulai dari ayah dan ibunya, orang yang akan mengajarkan TT. TT kebanyakan biasanya bikin stres, bukan hanya ortu tetapi juga anaknya. Anak yang stres dari proses TT tdk mendapatkan pesan yang positif tentang bagaimana suatu proses belajar seharusnya terjadi. Karenanya sebelum TT yng harus siap2 sebelumnya adalah ayah dan ibu, orang yang akan mengajarkan TT, ortu harus *rileks* dulu.

🔆🔆🔆🔆Yakin anak pasti bisa🔆🔆🔆🔆

Suatu hari nanti anak pasti bisa. Tidak anak yang sehat2 saja masih pakai popok saat mendaftar sma. Yakin pula, keinginan pup dan pee di tempat privat adalah fitrah manusia.

Kalau kita rileks….

🔜🔜🔜kita bisa lebih *sabar* (hari biasa aja butuh sabar ya kalau lg TT butuh jutaan kesabaran lbh banyak ya), lebih *peka* apa yng diinginkan anak, lebih *fokus* mencoba cara yang plg cocok dengan anak kita.

Kalau udah yakin ortunya, pilih deh waktu yang cocok. Waktu dimana anak sedang ngga stres (lg ga numbuh gigi, lg di rumah dia biasa tinggal dsb), ortu jg sedang tdk stres dan tdk terburu2.

Salah satu cara yang bisa dilakukan:
Rewards system. Misalnya setiap kali anak berhasil pup atau pee di wc, maka dia akan mendapatkan satu bintang/stiker yang di tempel di kamar mandi. Setiap lima bintang, dia boleh tukar dengan yang dia sukai. Kalau dia berhasil beri pelukan. Kalau dia bocor atau tdk/ belum mau pup di wc, tidak memaksa, tidak juga berkata buruk, tidak marah, katakan nnt coba lagi ya.

Mungkin itu pengantar dr saya, kita ngobrol2 aja ya.

TANYA JAWAB

1. Q: Salam kenal kak cinin, anak saya sekarang usia 40bln, mulai TT 20 bln, slama 20 bln ini ritmenya naik turun, sudah bs bilang mau pup dan pee, tp klo malam msh suka ngompol, dan kalo ngompol dia masih tidur nyenyak. Malam hrs diajak pee 2-4 kali..kalo sy atau suami telat bangun di jam peenya udah ngompol. Siang pun kadang ada hari yang bs ngompol sampai 7 kali krn ga ketahan, dalam 2 jam bs pee 5 kali..ini mungkin krn di hari itu dingin atau byk minum. Jika sedang cari perhatian jg kadang pee dan pup di clana dengan senyum senang. Kalo berhasil pee dan pup di toilet sy suka blg pin..ter, cer..das, so..leh.. Dengan kondisi ini ada masalah kandung kemih kecil atau kurang bs menahan pee? Cara ceknya bagaimana?(henny)
A : Salam kenal Henny, klau henny perhatikan dalam seminggu, frekuensi tdk bisa menahan pipis di siang hari seberapa sering?

2. Q : Salam kenal, Kak Cinin. Anak saya usia 32 bln. Sudah 3 bln ini lepas pospak. Untuk pipis dr hari pertama lepas pospak dia langsung adaptasi dg baik. Bahkan baru satu kali kejadian ngompol di malam hari. Yg jadi problem adalah BAB. Dia masih blm bs BAB di closet. Saking takutnya smp pernah ga mau BAB dan berujung sembelit. Klo untuk BAB tips yg paling ampuh kira2 seperti apa? (Adit)
A : salam kenal mba, pada beberapa anak memang BAB lbh sulit dibandingkan BAK, biasanya BAK lbh mudah karena anak merasa risih karena basah. Sedang pada BAK, pada anak yang cenderung takut, harus diketahui apa yang membuat dia takut BAB. Beberapa takut BAB karena pup kan karakternya beda ya sama pipis, seolah2 pup yang keluar adalah bagian dari tubuhnya. Sehingga dia takut ketika BAB keluarlah bagian tubuhnya, terbuang bersama air di wc 😁. Namun kasus yang bnyak saya temui, anak yang cenderung takut BAB disebabkan karena takut malu, dan takut merasa gagal.
Pada kasus yang seperti ini, menumbuhkan kepercayaan bahwa apapun yang terjadi baik berhasil ataupun belum tidak apa2, ibu ttp syang kamu. Mungkin mba adit bisa mencoba dengan memperbanyak bercanda sama si kecil di luar waktu2 TT, ketika akan BAB ajak dia untuk ke wc tanpa paksaan, kalau belum mau ngga apa2, katakan, kakak butuh waktu ya, ga apa, nnt kalau kakak sudah siap bilang bunda ya. Tidak marah, perilaku, eksprrsi wajah, sinkron, senyum, ttp supportif, sebab anak yang mudah cemas, pandai sekali menilik wajah kita. Sensitif banget. Kalau dia betul2 yakin apapun yg terjadi dia tdk mendapatkan hal buruk, tumbuhlah percaya dirinya, mengalahkan ketakutkannya.

Q : Di awal, anakku agak takut sm suara flushing toilet. Tp klo lg di mall kami coba cenderung lebih berhasil. Klo di rumah aku ga ngerti knp. Begitu terlihat tanda2 mau BAB aku bawa ke closet BABnya langsung stop. Jd skrg kami siasati, dia BAB di awal pakai celana lanjut di kamar mandi posisi duduk tp dg celana terpasang. Sekedar pembiasaan aja dulu.
Kira2 langkah seperti itu sudah tepat blm, mba?
A : Iya sudah bagus itu mba adit. Kalau dia nyaman pakai celana dulu ga apa. Sambil di cari tahu apa yang bkn dia takut. Kalau suara flushing, bisa dibuat kegiatan membilas bergantian dalam suasana menyenangkan. Kakau dis takut keluar bagian tubuhnya, dijelaskan dengan gambar, dr mana pup, dan kenapa harus dibuang.

Q : Dari pertanyaan2 di atas ternyata buibu mulai TT di usia 2,5 tahun ke atas yaa..
Sy kira harus sebelum 2 tahun 😁
A: Iya mba nurul, kebanyakan baru siap menahan pipis dan pup di usia setelah 2 tahun 🙂

3. Q : Salam kenal kak Cinin, saya lintang, anak pertama saya usia 3,5.. mulai tt ketika usia 3 th, alhamdulillah cepet lulusnya untuk pee.. tapi masalahnya ada di BAB, dia tetep minta bab di pospak.. apa ada saran gmn ya biar bisa lulus tt untuk BAB?(Lintang)
A : Halo mba Lintang, kurang lebih sama ya untuk BAB, dicoba aja terus ya mba, dilihat usianya masih wajar kalau masih belajar. Kalau di psikologi, pada beberapa pembuat teori, TT BAB itu bagian penting dan krusial dalam kepribadian anak ke depan. saya melihatnya lebih pada keberhasilan BAB adalah bukti dia bisa mengontrol tubuhnya, yang mana itu menumbuhkan kepercyaan diri, bekal untuk masa depan. Jd buat suasana semenyenangkan mungkin, kalau dia belum siap, gagal, takut, ga apa, tetap lakukan yg sedang diupayakan. Konsisten. Kita coba lagi nanti ya kak.

Q : Maksutnya gmn tuh mb *keberhasilan BAB  adalah bukti bisa mengontrol tubuhnya?*
A : Kita inget kan waktu bayi, anak2 pup dan pipis keluar aja y. Karena organnya belum matang. Nah setelah besar, kemampuan menahan pipis dan pup tdk hanya mengandalkan kematangan organ, tetapi juga pengendalian diri yang sifatnya psikologis
Jadi TT bukan hanya sekedar kalau udah matang pasti bisa pipis dan pup di wc, tetapi ada peran lingkungan yang mengajarkan hal ini. Mengajarksn dia untuk menahan sebelum sampai di wc, dan membuangnya saat sudah membuka celana dan duduk di wc

Q : Masalah kepribadian apa yg mungkin muncul klo misalnya ada yg missed dr proses TT bagian BAB, kak Cinin?
A : Masalah kepribadian sebenernya merupakan rangkaian dsri prngalaman sepanjang dia kecil tdk hanya saat TT. Tetapi karena TT adalah mula2 dia beljar mengontrol tubuhnya, biasanya masalah2 yang terkait dengan hal ini adalah masalah kecemasan.

Q : Jadi batas usia dikatakan wajar blom bs BAB di kloset itu smpai usia brp ya mb?
A : Biasanya sudah dianggap sebagai masalah jika sudsh 5 tahun masih mengompol di siang hari maupun malam hari. Istilahnya enuresis jika BAK/mengompol, dan jika BAB di celana disebutnya encopresis

4. Q : Untuk anak usia 2-3th yg belum bs bicara (mungkin speech delay), apakah menunggu anak bisa bicara dan bilang kalau mau bak/bab atau dg isyarat saja bisa? (Nurul)
A : mba nurul, bisa dengan isyarat.

5. Q : Menilai anak siap utk TT itu gmn ya mbak cinin (Yulia)
A :  seperti yang sudah ada di materi pembuka, dilihat ceklisnya, apakah sudah memenuhi. Yang paling pertama dilihat adalah kemampuannya menahan pipis dan pup, jika belum, ditunggu dulu sampai lbh baik, sehingga tingkat keberhasilan lbh besar

6. Q : Hallo kak cinin,perkenalkan sy puput (anak sy 20m) apakah lbh baik mnunggu TT sampai anak bnr2 bisa blg mau pup atau pee atau suasananya dikondisikan biar anak bilang?anak sy br blg setelah keluar pup..tp kl pee blm bilang,kyny gara2 pake pospak jd ngerasa kering trs..apakah lbh baik mulai jgn pk pospak biar dia merasa basah?*biar menstimulus untuk bilang
A :  boleh mba, mulai dibiasakan tdk pakai pospak, sehingga dia tau rasanya pipis 🙂 sekaligus ibunya bisa lihat, sudah rutin belum pipisnya, dan seberapa banyak. Iya, dibiasakan bilang, jadi dia tau namanya pipis

Q : apakah kl anak dblg bau pas abis pup bikin anak nantinya takut untuk pup?soalnya anak sy kl udah pup sk gamau bilas malah lari2 dl ksana kemari tp abis dblg bau sm org rumah dan gamau pd ngedeketin baru dia mau bilas.. (Puput)
A : Tergantung cara bilang baunya. Kalau bilang bau dengan cara yang tdk menyenangkan, marah, kasar, memaksa untuk bilas, mungkin jd hal yang tdk menyenangkan. Tp jika bikang bau2 dengan netral saja, anak jd belajar, pup menghasilkan bau yg tdk disukai orang2. Dan ini baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s